Vol. 1 (Reissue)

by The Sastro

supported by
/
1.
09:25
2.
05:10
3.
04:24
4.
04:27
5.
06:06
6.
05:22
7.
05:57
8.
03:20

credits

released April 25, 2005

The Sastro Are
Agung Sastro Wibowo - Vocal & Guitar
Ary Buy Shandra - Bass Guitar
Rege Luhur Indrastudianto - Drums
Ritchie Ned Hansel - Guitar

The Sastro Vol.1 Cassette 2005
Producer: Reza Yahya Sumendap
Co. Producer: The Sastro & Rendy Agung Prasetya
Executive Producer: Kenanga Records
Recording, Mixing & Mastering at Kamar Angga Studio
Engineered by Erlangga Ishanders & Ritchie Ned Hansel
Mixing & Mastering by Erlangga Ishanders
All Music by The Sastro
All Lyrics by Agung Sastro Wibowo
Additional Keyboard & Programming by Erlangga Ishanders
Sampling & Synth by Ritchie Ned Hansel & Erlangga Ishanders
Graphic Design by Rege Luhur Indrastudianto
Artwork & Installations by Ary Buy Shandra
Special Font & Logo Design by Ritchie Ned Hansel
Cover Photography by Adji Dimas Ramayanda & Kefas Sendy

The Sastro Vol.1 Vinyl Record 2015
Executive Producer: Majemuk Records
Master License: Anoa Records & Kenanga Records
Digital Distribution: Anoa Records
Supported by SG
Thanks to Artha Satya, Imam Buana &
Tahta Prawiratama as Satya Garment
Cover Re-designed by Ritchie Ned Hansel
Photo Documentation by Aryo Sayogha & Kefas Sendy
Documentation Circa 2001 - 2006

license

all rights reserved

tags

about

Anoa Records Jakarta, Indonesia

A home of cool & kick ass music. If we believe in something we hear, it's better to record it.

contact / help

Contact Anoa Records

Streaming and
Download help

Redeem code

Track Name: Plaza Maya
Instrumental Composition
Track Name: Kaktus
Tempat kenangan tercipta
Dari baris senja terkunci
Tiba dikota yg sama
Berbicara terpaku tak terdengar suara
Berat nafasku terikat, salemba menyimpan jiwa
Beku rintik hujan mengurung kenangan…

Tajam tatapan matamu
Membunuh jiwa dan raga
Maafkan aku jakarta
Tentang kenangan lama akhir pekan berdua
Usai di usia muda, senja menembus surga
Ada bayang menghalang terjebak dalam hujan

Hujan deras di jakarta
Memburu jiwa dan raga
Masih di kota yang sama
Berbicara terpaku dan terdengar suara
Berat nafasku terikat, salemba menyimpan jiwa
Beku rintik hujan membunuh kenangan…

Sengaja kukenang bagian lain dimata
Jejakku, kisah dijiwaku kurangkaikan
Dalam lamunan kota jakarta yg hujan…
Track Name: Telefiksi
Sejauh mencari hidupku ilusi
Sendiri pahami apa yang kucari
Sejauh langitku mencari
Menanti hangatmu mentari
Sejuta cahaya galaksi
Kuhisap indahnya ilusi
Kuingin sendiri, yakinkan hari ini
Sebelum terjadi, pergilah dari sini
Sejauh langkahku terhenti
Menunda waktu yang terjadi
Menahan setelah kau pergi
Menanti apa yang kucari

Biarkan ku mencari hilangnya hari-hari ini
Terangi jalan kembali disini kusendiri
Track Name: Lari 100
Lari 100 di kota ini
Lepaskan diri hindari waktu
Lari 100 di sore ini
Larikan diri dari nafsu

Lari 100 menembus waktu
Memutar jalan kehidupanku
Diam sembunyi di senja biru
Takkan peduli kala sesuatu

Satukan langkah, diami massa
Sudut bergema riang bertabuh
Hitam menjelma singkirkan massa
Tertinggal jauh diam membisu

Lari 100 di kota ini
Lepaskan diri hindari waktu
Lari 100 di sore ini
Larikan diri dari nafsu

Larikan langkah, diami massa
Sudut bergema riang bertabuh
Hitam menjelma singkirkan massa
Tertinggal jauh diam membisu

Lari 100 menembus waktu
Memutar jalan kehidupanku
Diam sembunyi di senja biru
Takkan peduli kala sesuatu

Satukan langkah, diami massa
Sudut bergema riang bertabuh
Hitam menjelma singkirkan massa
Tertinggal jauh diam membisu
Track Name: Sejati
Diriku..
Tatap luas angkasa
Begitu luas diatas jiwa
Tersentuh…
Indah bumi berkata
Kupercaya semua yang ada didunia

Cahaya..
Dari sinar purnama
Sinar kecil isyarat arti jiwa
Kuingin selamanya disini
Bersama embun malam
Membasuh wajah dunia
Dengan bualan

Diriku..
Terjebak dalam malam kau disini
Mengganggu dalam mimpiku..

Diriku..
Merindu peluk hangat
Samudera biru…

Dirimu..
Menjebak dalam malam ku disini
Mengganggu dalam mimpiku..

Diriku..
Merindu peluk hangat
Samudera biru…
Track Name: Rasuna
Kuhanya berbicara sendiri
Bicara dan tak kembali
Menebar racun dihati
Masihkah tersesat dalam tawa
Kemana angin menerpa?
Terhempas menjelang kau tiba

Tak dapat selalu
Bersama sesaknya caramu
Jawablah karena ku tak tahu
Siapakah bayang dirimu
Biarkan diriku mencoba
Berjalan melintas dunia
Bebaskan mulutmu bicara
Biarkanlah kita berjumpa

Biarkanlah ku menunggu
Tibanya senyum sesakmu
Tapi ku tak mampu
Mengingat wajahmu…
Rasuna…

Back to verse

Demi waktu ku tak tahu
Tibanya langkah kakimu
Katakan sesuatu siapa dirimu

Biarkanlah ku menunggu
Tibanya senyum sesakmu
Tapi ku tak mampu
Mengingat wajahmu…

Back to reff

Rasuna…
Track Name: Sekilas
Kumasih tak dapat memahami
Hanya pagi mencoba
Awali semua dalam tanda tanya
Sesaat namun menyiksa jiwa

Datang dan pergi aku tak mengerti
Dari jalanan sepi seperti mereka
Menatap malam penuh curiga

Kau mencoba..
Memaksaku bicara
Haruskah dengan senjata
Kumasih tak percaya

Kumasih tak dapat menjawabnya
Dimana malam berada
Akhiri semua lenyap tak tersisa
Senjata ditangan siap melintang

Seranglah saja buktikan caranya
Banyak sudah meminta jiwa
Telah terpikir banyak bicara
Tiba-tiba
Darah dan luka di jalan utama

Kau mencoba..
Memaksaku bicara
Haruskah dengan senjata
Dan ku tak berselera
Track Name: Hantu TV
Jangan…
Halangi aku menjadi
Semakin dekat dibalik mimpi-mimpi
Kini nyata dan terus semakin nyata
Maka kadang otakku hilang
Menjelang malam yang mencekam
Mencekam..
Terus menjadi…
Menjadi logika pandangan mu
Kini nyata dan terus semakin nyata

Jangan…
Halangi aku menjadi
Semakin dekat dibalik mimpi-mimpi
Kini nyata dan terus semakin nyata
Maka kadang otakku hilang
Menjelang malam yang mencekam
Mencekam..
Terus menjadi…
Menjadi logika pandangan mu
Sempat menghasut membawa rindu..
Kurindu….